Permulaan.

Namanya sederhana, beneran, teman mu pasti ada yang namanya seperti dia. Aku sebut saja “dia” ya, agar lebih mudah. Perkenalan kami sangat aneh menurutku, hanya sebatas mengucapkan selamat pagi dan memberi kabar selepas petang, selepas dia bekerja. Dia baik, walaupun beberapa bulan kami kenal ada kurangnya, tapi masih bisa ku maklumi. Dan aku senang dia ada dan hadir, di waktu yang benar. 


Dia sibuk, akupun begitu dan aku paham. Aku tak ingin menuntutnya lebih daripada rutinitas kecil kami sebelum tidur, tentang rutinitas apa itu biar jadi rahasia kami berdua ya wkwk. Dan aku suka momen dimana itu berlangsung, walaupun sederhana. 


Dia dewasa, walau terkadang seperti anak kecil sih kalau bertemu. Dia bisa memberiku jawaban, dia mau mendengarku dan mencariku. Oh iya satu lagi yang aku suka tentang dia, dia tidak pernah membuat ku bingung tentang “kamu mau makan apa?” wkwkwk.

Komentar

Postingan Populer