Menangis, terdiam, lalu tersenyum lagi.
Semalam aku menangis lagi, aku memohon kepada seseorang untuk jangan pergi, lagi. Dia terdiam, “aku udah gabisa” katanya.
Aku terdiam. Memikirkan kembali apa yang telah dilewati, aku buka memori yang hampir penuh dengan kita. Kita yang sebelum waktu ini.
Aku menangis lagi, mengingat katamu “semoga kita bisa saling mengerti ya”. Tapi nyatanya apa? Maki ku dalam hati. Masih terus ku gulir memori-memori yang banyak hilang karena terhapus, tapi aku ingat dengan persis setiap cerita dibalik nya.
Kebanyakan dari memori itu berisikan tentang senyum, ya senyum kita. Aku terdiam, lalu kenapa saat melihatnya lagi malah menangis?
Aku tersenyum, terima kasih kata “kita” pernah ada.
ih keren😳
BalasHapus